perjalanan hidupku penuh lika liku
selalu berbeda tanpa batas ruang
dan waktu,
kegelisahan kadang kala menyakiti kalbu
jika tiada pembimbing
bagi hati yang pilu,
ketika fajar harapan belum
menyingsing…
hanya kesabaran penolong
pedihnya jiwa,
ketika kegundahan terus
membayangi langkah
ku pasrakan kepada sang maha
bijaksana,
terus percaya bahwa sang pencipta
maha mengetahui
sehingga sanubari senantiasa
berdzikir tiada henti,
ketika mimpi belum pasti
ku tak sudi tuk berhenti,
terus berjalan mengikuti
bisikan hati...
hingga nafas ini terhenti
Sabtu, 23 Oktober 2010
Derap Langkahku
08.19
Abdullah


0 komentar:
Posting Komentar