Rasa ingin tahu, ingin lebih dari yang lain, ingin dihargai dan dihormati dan sebagainya adalah meurupakan kodrat manusia. Hal itu karena manusia adalah mahluk yang diciptakan oleh Yang Maha Kuasa sebagai mahluk yang paling sempurna dibandingkan mahluk lainnya dan dilengkapi akal dan fikiran. Gajah mahluk yang besar bisa diatur oleh manusia, karena manusia memiliki akal.
Tetapi keinginan-keinginan manusia tersebut tidak selalu tercapai, dan membuatnya stress dan putus asa. Dalam keadaan demikian maka orang tersebut mulai kehilangan motivasi dalam dirinya.Untuk menumpbuhkan kembali motivasi dalam diri seseorang tidaklah mudah.
Nah sekarang, bagi kita yang belum terlanjur, sangat perlu menjaga dan meningkatkan motivasi diri. Untuk apa ? Motivasi adalah merupakan motor dan energi penggerak diri kita dalam kehidupan dalam melakukan berbagai aktivitas, tapi tentunya harus diarahkan untuk aktivitas yang positif.
Motivasi dalam diri manusia seperti halnya sinyal, kadang naik dan kadang turun, tergantung dari beban fikiran dan kerja otak. Saya berikan sebuah contoh seorang pengarang, ketika dia relaks maka sinyal imajinasinya naik, tetapi sebaliknya ketika ia menuangkan ide atau imajinasinya ke dalam tulisan maka sinyal itu mulai menurun dan kadang-kadang hilang, yang biasa disebut kehilangan inspirasi.
Begitu pula dalam aspek kehidupan lainnya (politik, bisnis, ekonomi, keluarga dll). Yang lebih parah lagi seseorang yang putus asa berat, motivasinya berubah dari yang positif menjadi negatif.
Mensyukuri sesuatu yang telah kita miliki, merupakan salah satu stabiliser motivasi. Misalnya kita memiliki penglihatan yang normal, pendengaran yang normal, anggota tubuh yang normal kita syukuri secara mendalam sambil merenung dan tafakur dan bersimpuh dihadapan Yang Maha Kuasa. Lihat dan renungkan teman-teman kita yang kurang beruntung seperti yang tuna rungu, tuna netra, yang cacat fisik, mengapa mereka bisa sukses dan semangat dalam hidupnya, melebihi orang yang normal ?
Peni Susilowati, sukses menekuni bisnis busana muslim sampai ke negeri seberang. Stevie Wonder salah satu tuna netra yang bisa berkarya jadi gubernur New York juga ia penyandang tunanetra. Paulus Gagah, nama lelaki itu. Hebat! Lulus dari Budi Luhur dan sekarang bekerja di Sigma. Paulus, juga adalah inspirasi bagi kita semua untuk pantang menyerah menjalani hidup ini. Pudjiono (22), penyandang cacat asal Kecamatan Sukolilo Pati Jawa Tengah tengah sibuk menjahit tas dari kain perca di rumah produksi Tiara Handicraft milik Tatik Winarti di Jl Sidosermo Indah II No.5, Surabaya.
Sabtu, 23 Oktober 2010
Inspirasi
07.51
Abdullah


0 komentar:
Posting Komentar