1. DERAJAT ORANG BERILMU
Orang alim itu mulia walaupun ia kecil, sedangkan orang bodoh itu kecil sehingga ia tua renta.
Belajarlah kamu! karena tidak seorang pun lahir dalam keadaan berilmu. Tidaklah sama orang yang berilmu dan orang yang bodoh.
Sesungguhnya pembesar suatu kaum yang tidak berilmu itu kecil, apabila berkumpul dalam sebuah Mejelis Ilmu.
2. KEUTAMAAN ILMU
Jika kamu mempunyai harta tetapi tidak punya ilmu, maka kamu tidak ada bedanya seperti orang punya sandal tetapi tidak punya kaki.
Jika kamu mempunyai ilmu tetapi tidak mempunyai harta, maka kamu tidak ada bedanya seperti orang yang mempunyai kaki tetapi tidak mempunyai sandal.
3. PERUMPAMAAN ORANG MENCARI ILMU
Barangsiapa yang ketinggalan mencari ilmu di masa mudanya, maka takbirlah ia empat kali atas kematiannya.
Ilmu itu adalah binatang buruan, tulisan adalah telinganya. Ikatlah buruanmu itu dengan tali yang kuat.
Maka termasuk bodohlah, jika kamu berburu kijang dan engkau tinggalkannya diantara buruannya yang lepas.
(Imam Syafi’i)
4. ILMU HARUS DIAMALKAN
Orang yang berilmu, kalau ia tidak mengamalkan ilmunya, maka ia akan diadzab sebelum orang menyembah berhala.
5. ORANG YANG BERILMU DAN TIDAK BERILMU
Orang yang berilmu itu hidup kekal selamanya sesudah ia meninggal, walaupun tulang belulangnya telah hancur luluh di bawah tanah.
Orang bodoh pada hakikatnya adalah mati walaupun ia berjalan, ia menyangka bahwa hidup padahal tidak ada gunanya sama sekali.
6. MASA BELAJAR
Apabila mengajar membuka hati pada masa kecil, maka sungguh akan ditemui yang tersimpan di dalamnya laksana ukiran di batu.
Telah mencerminkan kepada pribadiku, kelalaian yang aku pelajari pada masa tua, dan aku tidak lupa sesuatu yang aku pelajari di masa muda.
7. NASEHAT
Kami mengeluh kepada Imam Waqi’ tentang kelemahan hafalanku, maka ia memberiku petunjuk agar meninggalkan maksiat.
Sabtu, 30 Oktober 2010
kata kata bijak
15.42
Abdullah


0 komentar:
Posting Komentar