wahai sahabat, masihkah kau berkenan tuk kusapa
setelah banyak kelakuanku yang membuatmu terluka
aku sadar aku bukanlah sapa sapa bagimu
namun bagiku kau adalah sosok orang yang berharga
yang tak muda didapat dalam realita
beginilah aku yang penuh kekurangan
yang mungkin tak se-sempurna dibanding kalian
namun aku masih mempunyai semangat juang
yang tak mudah ter goyahkan walaupun diterjang angin topan
sungguh aku menyesal.... dan aku tau jawabanmu
( penyesalan tak ada gunanya, nasi sudah menjadi bubur )
Aku sangat tahu sahabat, Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,
Masihkah kau mau mendengar suaraku Sahabat ?
DikaLa sahabat tak bisa dibanggakan MaLah terkadang membuat Luka di hati
Tapi percayaLah kaLau Luka itu Kan menjadi sesuatu yang patut dikenang
WaLaupun pahit yang kau rasa Tapi keLak itu akan menjadi sesuatu yang maniezt dikenang
Tapi sayang…Tuk merubah rasa dari pahit ke maniezt Butuh waktu dan pengertian yang besar
Sekarang…Aku ingin mengubah pahit itu dengan kata “MAAF”
MaaFkan aku s0bat,,,MaaFkan aku
Jumat, 26 November 2010
Kata maaf untuk sahabatku tercinta
19.46
Abdullah


1 komentar:
Teman,
selalu munyimpan rasa kerinduan tuk dikenang
Posting Komentar