Jumat, 26 November 2010

Kata maaf untuk sahabatku tercinta

wahai sahabat, masihkah kau berkenan tuk kusapa

setelah banyak kelakuanku yang membuatmu terluka

aku sadar aku bukanlah sapa sapa bagimu

namun bagiku kau adalah sosok orang yang berharga

yang tak muda didapat dalam realita



beginilah aku yang penuh kekurangan

yang mungkin tak se-sempurna dibanding kalian

namun aku masih mempunyai semangat juang

yang tak mudah ter goyahkan walaupun diterjang angin topan



sungguh aku menyesal.... dan aku tau jawabanmu

( penyesalan tak ada gunanya, nasi sudah menjadi bubur )

Aku sangat tahu sahabat, Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,



Masihkah kau mau mendengar suaraku Sahabat ?

DikaLa sahabat tak bisa dibanggakan MaLah terkadang membuat Luka di hati

Tapi percayaLah kaLau Luka itu Kan menjadi sesuatu yang patut dikenang

WaLaupun pahit yang kau rasa Tapi keLak itu akan menjadi sesuatu yang maniezt dikenang



Tapi sayang…Tuk merubah rasa dari pahit ke maniezt Butuh waktu dan pengertian yang besar



Sekarang…Aku ingin mengubah pahit itu dengan kata “MAAF”



MaaFkan aku s0bat,,,MaaFkan aku

1 komentar:

Abdullah mengatakan...

Teman,
selalu munyimpan rasa kerinduan tuk dikenang

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More